Program Penghijauan Madrasah Jadi Fondasi Gerakan Ekoteologi di Manggarai Barat
- 23 Apr 2026 09:44 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Madrasah di Kabupaten Manggarai Barat kini bertransformasi menjadi garda depan pelestarian lingkungan. Melalui Seksi Pendidikan Islam, Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) Manggarai Barat menggelar penguatan ekoteologi bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah di Aula PLHUT, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai keimanan. Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag NTT, H. Pua Monto Umbu Nay, menekankan bahwa perubahan iklim adalah tantangan moral yang harus dijawab melalui dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.
“Ekoteologi bukan sekadar wacana hijau, tetapi perwujudan iman yang nyata. Madrasah harus menjadi pelopor penyelamatan bumi melalui kurikulum berbasis lingkungan,” ujarnya, mendorong para guru untuk mengintegrasikan nilai spiritual ke dalam aksi konkret di sekolah.
Sementara itu, Kepala Kemenag Manggarai Barat, Fransiskus Xaverius Adi, menyebut program ini sebagai kelanjutan dari capaian tahun sebelumnya. Ia menyoroti keberhasilan gerakan penanaman sejuta pohon matoa dan penghijauan di sejumlah madrasah sebagai fondasi untuk memperluas implementasi ekoteologi ke seluruh satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Manggarai Barat berharap tercipta ekosistem madrasah yang hijau dan berkelanjutan. Lebih jauh, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai penjaga kelestarian lingkungan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....