Polri Dampingi Petani Jagung Perkuat Ketahanan Pangan

  • 20 Apr 2026 07:33 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program strategis nasional kembali terlihat melalui aksi konkret di lapangan. Kali ini, peran tersebut dijalankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Umauta yang turun langsung memantau aktivitas pertanian warga.

Kegiatan monitoring dilakukan oleh Bripka Stefanus Darminus pada Jumat siang 17 April 2026 sekitar pukul 11.00 WITA. Lokasinya berada di lahan jagung milik Blasius Rejang, anggota Kelompok Tani Mekar Berkembang di Dusun Natarmapat, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.

Hamparan lahan seluas kurang lebih satu hektare itu ditanami jagung hibrida yang tumbuh subur. Kondisi tersebut mencerminkan potensi besar sektor pertanian lokal dalam menopang kebutuhan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Stefanus tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan. Ia juga berperan sebagai mitra strategis yang aktif berkoordinasi dengan Kanit Binmas dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Pendekatan humanis terlihat dari interaksi yang dibangun bersama para petani di lokasi. Selain melakukan pemantauan, ia juga memberikan edukasi terkait pengelolaan lahan yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan.

Penggunaan pupuk seperti urea dan ponska menjadi perhatian dalam menjaga produktivitas tanaman jagung. Hal ini dinilai penting agar hasil panen tetap optimal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Bripka Stefanus menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama di tingkat desa. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.

Lahan yang dimonitor diketahui memiliki status kepemilikan yang jelas dan bersertifikat. Dengan luas sekitar satu hektare, lahan tersebut menjadi contoh nyata pemanfaatan potensi lokal secara optimal.

Kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif tanpa kendala berarti. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi para petani.

Upaya yang dilakukan di tingkat desa ini menjadi bagian dari gerakan besar pembangunan nasional. Dari ladang sederhana di Sikka, langkah nyata menuju kemandirian pangan terus diperkuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....