Romo Jeff Serukan Satu Hal Penting Ini di tengah Perbedaan

  • 19 Apr 2026 22:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Tokoh agama Katolik, Romo Jeff Woi Bule, menegaskan pentingnya nilai persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap tradisi dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Muslimat NU yang digelar di Masjid Agung Nurul Hidayah, Sabtu 18 April 2026.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum untuk memperbaiki hubungan antarsesama dan memperkuat kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang. “Ia menjelaskan, halal bihalal adalah tradisi khas Nusantara yang tidak hanya bermakna saling memaafkan, tetapi juga melapangkan hati dan menyambung kembali relasi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, nilai toleransi atau tasamuh dalam kehidupan beragama menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Menurutnya, setiap individu memiliki peran untuk merawat hubungan sosial, dimulai dari lingkungan terdekat hingga masyarakat luas.

“Ia menambahkan, perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga tradisi dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat. Tradisi dinilai tidak bertentangan dengan ajaran agama, selama tetap berlandaskan nilai-nilai kebaikan.

“Ia menegaskan, menjadi pribadi yang beriman tidak harus meninggalkan tradisi. Justru tradisi yang baik menjadi jembatan untuk memperkuat nilai kemanusiaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi peran Muslimat Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban melalui keluarga dan masyarakat. Perempuan, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan persatuan.

“Ia menyebut, dari keluarga lahir peradaban. Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai energi moral dalam memperkuat persaudaraan dan membangun kehidupan yang damai. “Ia berharap agar masyarakat Ende terus menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun peradaban yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....