Sinergi Desa Natakoli Tanam Jagung Perkuat Pangan
- 16 Apr 2026 06:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka — Komitmen membangun ketahanan pangan dari desa kembali ditegaskan melalui aksi nyata di Dusun Umatawu, Desa Natakoli, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, Rabu 15 April 2026. Di tengah terik matahari, kolaborasi aparat, pemerintah desa, dan warga tampak solid dalam kegiatan penanaman jagung.
Kegiatan ini digagas oleh BUMDes Sinarua Bersinar bersama Kelompok Tani Maju Bersama sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian pangan lokal. Aksi tersebut menjadi jawaban atas tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Bhabinkamtibmas Desa Natakoli, BRIPKA Bobi Haryanto, hadir langsung di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pengaman. Ia juga terlibat aktif, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara negara dan masyarakat. Peran tersebut sekaligus mempertegas bahwa pembangunan desa membutuhkan dukungan semua pihak.
Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih satu hektare milik Agustinus Odi. Lahan itu menjadi titik awal gerakan dengan penanaman 28 kilogram benih jagung hibrida jenis BC 18.
Target panen kering diperkirakan mencapai enam ton dari lahan tersebut. Angka ini mencerminkan optimisme warga dalam mengelola potensi pertanian secara maksimal.
Program ini didukung alokasi Dana Desa sebesar 20 persen yang difokuskan pada sektor ketahanan pangan. Kebijakan tersebut dinilai tepat sasaran karena menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Ketua BPD beserta anggota, aparat kecamatan, penyuluh pertanian lapangan, pendamping desa, hingga BPP pertanian. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat kolaborasi lintas sektor di tingkat desa.
Jajaran Polsek Bola melalui Wakapolsek dan seluruh Bhabinkamtibmas juga memberikan dukungan penuh. Sinergitas ini menjadi faktor penting dalam menjamin keberhasilan program di lapangan.
Kelompok Tani Maju Bersama yang beranggotakan delapan orang menjadi penggerak utama kegiatan. Mereka bekerja secara gotong royong mulai dari pengolahan lahan hingga pemupukan menggunakan Urea dan NPK.
Penanaman jagung ini tidak sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan cerminan pembangunan desa yang terencana dan berorientasi hasil. Langkah ini menunjukkan bahwa kemandirian pangan dapat dimulai dari desa dengan kekuatan sendiri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan lancar. Dari benih yang ditanam hari ini, masyarakat Natakoli menaruh harapan pada masa depan yang lebih kuat dan berdaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....