Polsek Alok Dampingi Petani Wailiti Panen
- 12 Feb 2026 15:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Komitmen Polres Sikka Polda NTT dalam mendukung Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia terus diwujudkan hingga tingkat kelurahan. Salah satunya melalui Program 1 Lahan/Pekarangan Tanaman Makanan Bergizi yang dijalankan Polsek Alok bersama masyarakat.
Pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 13.00 WITA, Bhabinkamtibmas Kelurahan Wailiti AIPDA Hironimus Taji Werang turun langsung ke lahan pertanian di Jalan Don Slipi, RT 023/RW 007, Kecamatan Alok Barat. Ia melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap Kelompok Tani Bumbu RJ yang mengelola lahan seluas kurang lebih 1,8 hektare.
Lahan tersebut merupakan milik Panti Daus yang telah bersertifikat dan dikontrakkan kepada kelompok tani di bawah kepemimpinan Ramsi. Di atas lahan itu, para petani menanam ketimun sebagai komoditas unggulan yang dinilai memiliki nilai ekonomis dan pasar yang stabil.
Pendampingan juga melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan Kelurahan Wailiti, Helena Hensi, yang secara teknis membimbing proses budidaya. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil panen.
Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya memonitor situasi keamanan lahan, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan keterampilan bercocok tanam. Pengelolaan lahan dilakukan secara terukur, termasuk penggunaan pupuk Urea dan NPK serta pengendalian hama dengan Lanate 40 SP, Lavitrin, dan Remazole-P.
Momentum pendampingan itu bertepatan dengan kegiatan panen ketimun yang hasilnya langsung dipersiapkan untuk dipasarkan ke Pasar Alok. Suasana panen berlangsung dinamis, dengan para petani memetik hasil yang siap didistribusikan ke pasar lokal.
| Baca juga: Pemkab Sikka Awasi Harga Pangan |
Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian menjadi bagian dari upaya memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat. Polsek Alok menempatkan diri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung kemandirian pangan daerah.
Ketua Kelompok Tani Bumbu RJ, Ramsi, menyambut baik pendampingan yang dilakukan secara rutin. Ia menilai sinergi antara petani, penyuluh, dan kepolisian memberikan dorongan moral sekaligus rasa aman dalam mengembangkan usaha pertanian.
Meski demikian, para petani berharap adanya kemudahan akses pupuk dan obat-obatan pengendali hama agar produksi tetap terjaga. Mereka menilai dukungan tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani.
Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.30 WITA berjalan aman dan tertib. Dari lahan di Wailiti, upaya menjaga ketahanan pangan nasional ditopang melalui kerja nyata yang dimulai dari tingkat paling dasar, yakni tanah yang digarap dan hasil yang dipasarkan untuk masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....