Generasi Muda Jadi Penggerak Promosi Wisata Perbukitan Buleleng Berkelanjutan
- 19 Jul 2026 12:34 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kabupaten Buleleng memiliki beragam potensi wisata alam yang masih belum banyak dikenal wisatawan. Selain terkenal dengan pantainya, wilayah ini juga menyimpan keindahan kawasan perbukitan yang menawarkan panorama alam asri dan suasana yang berbeda. Potensi tersebut menjadi pembahasan dalam program Obrolan SPADA Pro 2 RRI Singaraja bersama Semeton Jegeg Bagus Buleleng, Agus Krisna, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkenalkan destinasi wisata lokal melalui kreativitas dan pemanfaatan media sosial secara positif.
Agus Krisna menjelaskan bahwa salah satu keunikan Buleleng adalah konsep nyegara gunung, yaitu perpaduan wisata pantai dan perbukitan yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Beberapa destinasi seperti Bukit Munduk Udeng-udengan dan Bukit Kursi memiliki panorama alam yang masih alami dan menyuguhkan suasana tenang. Namun, menurutnya, sejumlah destinasi tersebut masih membutuhkan promosi yang lebih luas agar semakin dikenal masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah. "Buleleng memiliki potensi wisata yang sangat lengkap, mulai dari pantai hingga perbukitan, dan itu menjadi daya tarik yang perlu terus dikenalkan," ujar Agus Krisna.
Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk membantu memperkenalkan berbagai destinasi wisata melalui media sosial. Konten kreatif berupa foto, video pendek, maupun cerita pengalaman berkunjung dapat menjadi sarana promosi yang efektif untuk mengenalkan berbagai hidden gems di Buleleng. Semakin banyak informasi positif yang dibagikan, semakin besar pula peluang meningkatnya jumlah wisatawan yang datang berkunjung. Peran anak muda tidak hanya sebatas membuat konten, tetapi juga memberikan informasi yang akurat sehingga calon wisatawan memperoleh gambaran yang jelas mengenai lokasi yang akan dikunjungi.
Meski memiliki potensi besar, Agus Krisna mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan wisata perbukitan. Beberapa destinasi belum memiliki informasi yang memadai di platform digital, bahkan masih ada lokasi wisata yang belum tercantum di Google Maps. Di sisi lain, pengelola wisata juga masih memerlukan pendampingan dalam memanfaatkan berbagai aplikasi digital untuk promosi. "Promosi di media sosial perlu didukung dengan informasi yang akurat dan survei langsung di lapangan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan harapan," ucap Agus Krisna. Sinergi antara pengelola, masyarakat, dan generasi muda dinilai menjadi kunci agar promosi digital berjalan lebih optimal.
Selain promosi, Agus Krisna juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan destinasi wisata. Wisatawan diharapkan selalu mematuhi aturan yang berlaku, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghormati adat dan budaya setempat. Ia juga mendorong adanya inovasi seperti pemasangan papan informasi maupun tanda peringatan di kawasan wisata untuk meningkatkan keamanan pengunjung. Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan generasi muda, potensi wisata perbukitan di Buleleng diyakini mampu berkembang menjadi destinasi unggulan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....