Buleleng Optimalkan LP2B Melalui Penguatan Jaringan Irigasi

  • 18 Jul 2026 11:15 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) melalui penguatan jaringan irigasi di kawasan pertanian. Sebanyak 30 subak menerima bantuan sarana dan prasarana irigasi senilai Rp3,6 miliar yang bersumber dari APBN.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memfokuskan bantuan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi bagi subak yang berada di kawasan LP2B dan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Bantuan tersebut meliputi pembangunan saluran irigasi tersier, saluran irigasi sekunder, serta sarana perpompaan untuk menjaga produktivitas pertanian.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, mengatakan bantuan diberikan kepada 30 subak prioritas dengan nilai yang bervariasi antara Rp100 juta hingga Rp135 juta. Seluruh anggaran yang disalurkan mencapai Rp3,6 miliar dan difokuskan untuk memperkuat infrastruktur irigasi pertanian.

"Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp3,6 miliar dari APBN. Seluruhnya difokuskan untuk penguatan infrastruktur irigasi pertanian," ujarnya.

Menurut Melandrat, penguatan jaringan irigasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan kawasan LP2B agar tetap produktif dan tidak mudah beralih fungsi. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan air sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian.

"Di kawasan LP2B, fungsi lahan sawah dilindungi agar tidak mudah beralih menjadi penggunaan lain. Karena itu, selain memberikan insentif berupa keringanan pajak lahan pertanian, pemerintah juga menghadirkan dukungan nyata melalui pembangunan sarana pendukung produksi pertanian," ucapnya.

Melalui penguatan jaringan irigasi di kawasan LP2B, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap produktivitas lahan pertanian dapat terus meningkat, keberlanjutan lahan pangan tetap terjaga, serta ketahanan pangan daerah semakin kuat di tengah tantangan sektor pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....