Polres PPU Gandeng Sekolah Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

  • 17 Jul 2026 09:43 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Polres Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Mutu Kepala Satuan Pendidikan Dasar (K3SPD) Kecamatan Penajam yang digelar di SD Negeri 40 Penajam, Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten PPU Zainudin, Ketua K3SPD Kabupaten PPU M. Yani, Kepala SDN 40 Penajam Abdurahman, serta para kepala sekolah dasar se-Kecamatan Penajam.

Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo mengatakan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, termasuk membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

"Polres Penajam Paser Utara berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi dan membangun kerja sama dengan dunia pendidikan. Kesadaran berlalu lintas tidak muncul secara instan, tetapi harus dibangun melalui pembinaan yang berkelanjutan sejak usia sekolah," ujarnya.

Menurut Dedik, pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak hanya bertujuan mengurangi angka pelanggaran, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan yang akan menjadi bekal siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam forum tersebut, Satlantas Polres PPU memperkenalkan sejumlah program yang akan dijalankan bersama sekolah, di antaranya sosialisasi keselamatan berlalu lintas, penguatan Program Polisi Cilik (Pocil), serta pembentukan dan pengembangan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Program Polisi Cilik direncanakan mulai dilaksanakan pada September 2026. Melalui kegiatan tersebut, siswa akan dibekali pengetahuan mengenai aturan lalu lintas, kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.

Selain itu, pembentukan Patroli Keamanan Sekolah diharapkan dapat melibatkan pelajar secara aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib. Kehadiran PKS juga dinilai mampu menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk menerapkan nilai disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan.

Dedik menilai keberhasilan membangun budaya tertib berlalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga memerlukan dukungan dunia pendidikan dan keluarga. Karena itu, kemitraan antara kepolisian dan sekolah menjadi salah satu strategi jangka panjang untuk menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak dan remaja.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan setiap orang. Dengan dukungan para kepala sekolah dan tenaga pendidik, pesan-pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima oleh para siswa," katanya.

Para kepala sekolah yang hadir menyatakan siap mendukung program-program Satlantas Polres PPU sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, disiplin, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Penajam Paser Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....