Buleleng Kejar Target, Pendataan Perlinsos Baru Capai 24,61 Persen

  • 17 Jul 2026 08:51 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Progres Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng hingga pertengahan Juli 2026 baru mencapai 24,61 persen dari total sasaran. Pemerintah Kabupaten Buleleng pun terus mempercepat pendataan agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial merupakan upaya dalam memperbarui data sosial ekonomi masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan perlindungan sosial agar bantuan pemerintah dapat disalurkan berdasarkan data yang akurat, mutakhir, dan sesuai kondisi riil di lapangan.

Hingga 16 Juli 2026, capaian digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Buleleng tercatat sebanyak 66.288 kepala keluarga atau 24,61 persen dari total sasaran 269.323 kepala keluarga. Pemerintah daerah optimistis angka tersebut akan terus meningkat melalui percepatan pendataan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan digitalisasi bantuan sosial menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program perlindungan sosial tepat sasaran. Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan memperbarui data melalui Portal Perlinsos sehingga kondisi sosial ekonomi yang tercatat selalu sesuai dengan keadaan sebenarnya.

"Digitalisasi bantuan sosial bertujuan menghadirkan data yang valid dan mutakhir sehingga setiap program bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Portal Perlinsos dan berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data," ujar Kariaman Putra.

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menilai keberhasilan digitalisasi bantuan sosial sangat bergantung pada kualitas data yang dihimpun. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta tetap teliti dan bertanggung jawab agar hasil pendataan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan bentuk pengabdian untuk memastikan setiap warga yang benar-benar membutuhkan memperoleh haknya. Mari kita sukseskan Digitalisasi Bantuan Sosial ini dengan kerja sama, komitmen, dan semangat melayani masyarakat," katanya.

Melalui percepatan digitalisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan seluruh data perlindungan sosial dapat segera diperbarui. Dengan data yang semakin akurat, penyaluran berbagai program bantuan sosial diharapkan berlangsung lebih cepat, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....