TBM Apori Tumbuhkan Minat Baca Anak lewat Ruang Belajar Kreatif
- 16 Jul 2026 19:14 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Apori di kawasan Pasir Putih, Manokwari, terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak. Berawal dari koleksi buku pribadi, TBM ini kini berkembang menjadi wadah literasi yang dimanfaatkan masyarakat sekitar, terutama anak-anak usia sekolah.
Pengurus TBM Apori, Nancy Mayor, mengatakan taman baca tersebut lahir dari keinginan agar koleksi buku yang dimilikinya tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat. Setelah melalui proses pembentukan komunitas, TBM Apori resmi berdiri sekitar satu tahun lalu dan saat ini telah memiliki puluhan anggota.
Menurut Nancy, keberadaan TBM Apori sengaja dirancang agar anak-anak merasa nyaman datang untuk membaca maupun belajar. Selain menyediakan berbagai koleksi buku cerita, buku pengetahuan umum, hingga bacaan bergambar, TBM juga menyediakan fasilitas komputer dan printer yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Awalnya saya melihat banyak koleksi buku pribadi di rumah yang hanya saya gunakan sendiri. Saya berpikir kenapa tidak dijadikan perpustakaan kecil supaya keluarga, anak-anak, dan masyarakat sekitar bisa datang membaca bersama,” ujar Nancy Mayor, Pengurus Taman Baca Apori Pasir Putih Manokwari, saat diwawancarai RRI Manokwari, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, lokasi TBM yang berada tidak jauh dari sekolah dasar membuat anak-anak sering singgah usai pulang sekolah sambil menunggu dijemput orang tua. Kesempatan tersebut dimanfaatkan pengelola untuk mengajak mereka membaca berbagai buku yang sesuai usia.
Selain melayani anak-anak di rumah baca, TBM Apori juga mulai memperluas layanan dengan menghadirkan pojok baca sederhana di salah satu lapak usaha di kawasan wisata Pasir Putih. Pengunjung dapat meminjam buku untuk dibaca selama berada di lokasi tersebut.
Nancy mengakui hingga kini pemanfaatan TBM masih didominasi warga sekitar karena keterbatasan tempat dan belum banyak dipromosikan kepada masyarakat luas. Meski demikian, ia berharap taman baca tersebut dapat berkembang menjadi ruang belajar yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, keberadaan TBM bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang berbagi pengetahuan, memperkuat budaya membaca, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak-anak maupun masyarakat di sekitar Pasir Putih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....