Pascadentuman Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Berjalan Normal
- 15 Jul 2026 10:30 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memastikan aktivitas belajar mengajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang tetap berjalan normal dan situasi madrasah kondusif setelah adanya bunyi dentuman bom rakitan yang sempat terjadi di lingkungan sekolah. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, usai meninjau langsung kondisi MAN 3 Kota Padang bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, dan tim pada Selasa 14 Juli 2026.
Peninjauan dilakukan segera setelah pihaknya menerima laporan terkait peristiwa tersebut. "Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi tetap kondusif dan kegiatan di madrasah berlangsung sebagaimana mestinya. Kami ingin memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dengan baik," kata Mustafa.
Ia menjelaskan, kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) yang tengah berlangsung tetap terlaksana tanpa kendala berarti. Selama pemantauan, tidak ditemukan kepanikan maupun gangguan yang berdampak terhadap keseluruhan proses pembelajaran.
Menurut Mustafa, penanganan atas peristiwa tersebut sepenuhnya telah diserahkan kepada Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Kanwil Kemenag Sumbar menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat penegak hukum dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama Kota Padang, pihak madrasah, serta instansi terkait.
"Kami mempercayakan proses penyelidikan kepada kepolisian. Fokus kami saat ini adalah memastikan warga madrasah tetap merasa aman dan kegiatan pendidikan berjalan tanpa hambatan," ujarnya.
Hasil pemantauan juga menunjukkan belum ada indikasi siswa mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Meski demikian, pihak madrasah telah menyiapkan langkah pendampingan melalui kepala madrasah, guru, wali kelas, dan guru Bimbingan Konseling (BK), serta akan melibatkan tenaga profesional apabila dibutuhkan.
Sebagai upaya membangun kembali rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah, kegiatan pada hari berikutnya akan diawali dengan senam bersama, outbound, serta pembinaan dari jajaran Polsek Koto Tangah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan diri siswa untuk kembali beraktivitas secara normal.
Mustafa juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta seluruh pihak mendukung proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat sekaligus menjaga suasana kondusif di lingkungan pendidikan.
"Madrasah harus tetap menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan mampu membentuk karakter peserta didik. Karena itu, kami akan terus mendampingi warga madrasah agar proses pendidikan berlangsung dengan baik," tutup Mustafa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....