Melalui Penyelarasan Kurikulum, SMKN 3 Samarinda Perluas Peluang Kerja Lulusan

  • 15 Jul 2026 07:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – SMKN 3 Samarinda memperkuat sinergi dengan 13 mitra Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) melalui kegiatan penyelarasan kurikulum guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Alamanda SMKN 3 Samarinda, Selasa 14 Juli 2026, turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan pendidikan vokasi.

Kepala SMKN 3 Samarinda, Elis Susiana, S.Pd., M.Pd., mengatakan penyelarasan kurikulum menjadi langkah penting untuk menutup kesenjangan keterampilan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut adalah mewujudkan kurikulum yang adaptif, meningkatkan daya saing lulusan, serta memperkuat implementasi konsep link and match antara sekolah dengan dunia kerja.

"Masukan dari mitra industri kami akomodasi secara maksimal, mulai dari materi pembelajaran, SOP praktik, hingga metode penilaian kompetensi siswa agar benar-benar sesuai kebutuhan industri," ujarnya.

Elis menjelaskan, fokus penyelarasan kurikulum tidak hanya pada kompetensi teknis di bidang perhotelan, kuliner, kecantikan, dan bidang keahlian lainnya, tetapi juga pada penguatan soft skills seperti komunikasi profesional, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah.

Selain sinkronisasi kurikulum, kerja sama dengan 13 mitra industri juga mencakup penyediaan tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL), magang guru produktif, kelas industri, penandatanganan nota kesepahaman, hingga komitmen membuka peluang rekrutmen bagi lulusan SMKN 3 Samarinda.

"Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang sehingga lulusan SMKN 3 Samarinda memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah," katanya.

Ia menambahkan evaluasi implementasi kurikulum akan dilakukan secara berkala bersama mitra industri melalui penilaian hasil PKL, tracer study lulusan, serta masukan dari dunia usaha agar kualitas pendidikan vokasi tetap terjaga dan mampu menjawab tantangan dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....