Kasat Pol PP Manggarai Barat Dorong Pemantauan Berkala Pohon Rawan Tumbang
- 15 Jul 2026 09:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong dilakukannya pemantauan dan inventarisasi secara berkala terhadap pohon-pohon yang berada di sepanjang jalan umum guna mencegah potensi kecelakaan akibat pohon rawan tumbang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, menyusul penanganan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di Jalan Raymundus Rambu, Kelurahan Waemata, Kecamatan Komodo, Selasa 14 Juli 2026.
Menurutnya, langkah antisipatif perlu menjadi perhatian bersama agar potensi bahaya dapat dideteksi sejak dini sebelum menimbulkan korban maupun kerugian.
“Ke depan perlu dilakukan pemantauan dan inventarisasi secara berkala terhadap pohon-pohon yang berada di sepanjang jalan umum yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Yeremias, Selasa 14 Juli 2026.
Ia juga menyampaikan, penanganan pohon rawan tumbang tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Karena itu, diperlukan sinergi lintas perangkat daerah agar upaya mitigasi risiko berjalan lebih efektif.
“Kami juga berharap koordinasi lintas perangkat daerah terus ditingkatkan, khususnya dengan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait dalam penanganan pohon rawan tumbang di sepanjang jalan umum,” ujarnya.
Selain itu, Yeremias menambahkan, kolaborasi antarlembaga akan mempercepat proses identifikasi lokasi rawan sekaligus memudahkan pelaksanaan penanganan di lapangan sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Manggarai Barat bersama Dinas Perhubungan melakukan pemotongan pohon yang berada di tepi tebing Jalan Raymundus Rambu. Pohon tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan karena berisiko tumbang dan memicu longsor.
Adapun setelah proses pemotongan selesai, petugas membersihkan batang, ranting, dan dedaunan sehingga badan jalan kembali aman dan dapat dilalui masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....