Kenaikan Harga Plastik dan Bahan Baku Bebani Pelaku UMKM
- 15 Jul 2026 15:14 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kenaikan harga plastik kemasan dan bahan baku masih menjadi tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut turut dirasakan oleh Silvia Rosana, salah satu pelaku UMKM di Sanggau yang mengaku biaya produksi usahanya terus mengalami peningkatan.
"Kalau sekarang harga plastik dan bahan baku terus naik, jadi biaya produksi juga ikut bertambah. Kami harus menyesuaikan penggunaan bahan sesuai pesanan dan kemampuan pembeli supaya usaha tetap bisa berjalan," ujar Silvia Rosana, Rabu 15 Juli 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan biaya produksi harus lebih selektif dalam mengatur penggunaan bahan agar pengeluaran tetap terkendali. Menurutnya, penyesuaian tersebut menjadi langkah yang harus dilakukan supaya usaha tetap bertahan di tengah kondisi harga bahan baku yang terus meningkat.
"Biasanya kue saya dijual Rp2.000 per buah, tetapi sering ada pembeli yang meminta harga lebih murah. Kalau harganya diturunkan, saya menyesuaikan ukuran atau bentuk kuenya supaya biaya produksinya tetap tertutupi," katanya.
Kata dia, menyesuaikan ukuran maupun bentuk kue menjadi pilihan agar harga jual tetap sesuai dengan kemampuan konsumen. Langkah tersebut dinilainya lebih memungkinkan dibandingkan menaikkan harga jual yang berpotensi mengurangi minat beli pelanggan.
"Sekarang bukan hanya bahan baku yang mahal, gas LPG juga semakin sulit didapat. Kalau gas susah, proses produksi ikut terganggu dan kami harus mencari cara agar pesanan tetap bisa diselesaikan," ungkapnya.
Silvia berharap, harga bahan baku dan plastik dapat kembali stabil serta distribusi gas LPG menjadi lebih lancar sehingga proses produksi tidak lagi terkendala. Menurutnya, kondisi tersebut akan sangat membantu pelaku UMKM dalam menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....