Warung Sembako di Penajam Terbakar, Diduga akibat Korsleting Kulkas
- 14 Jul 2026 19:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sebuah warung sembako milik Askur di Jalan AMD RT 026, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, mengalami kebakaran pada Selasa 14 Juli 2026 dini hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada kulkas yang berada di dalam warung.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, dalam laporannya mengatakan berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara Posko Penajam, informasi kebakaran diterima dari seorang warga bernama Wahyudi pada pukul 05.02 Wita.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 8,5 kilometer dari Posko Penajam. Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 05.12 Wita dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya, ujarnya.
Operasi pemadaman dimulai pada pukul 05.12 Wita dan dinyatakan selesai pada pukul 05.44 Wita. Dengan demikian, proses penanganan berlangsung selama 32 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya, katanya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit warung sembako dilaporkan terbakar. Beruntung tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Penyebab kebakaran masih bersifat dugaan awal, yakni akibat korsleting listrik yang berasal dari kulkas. Meski demikian, petugas tetap mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik guna mencegah terjadinya kebakaran serupa, ucapnya.
Dalam penanganan kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara mengerahkan satu unit mobil Brandweer dan satu unit Ayaxx. Proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.
Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri atas Rudi Hartono, Samsuddin, Mardiawan, Hamsah, M. Fudlail, Bahar Z, dan Milka Toding. Mereka memastikan titik api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, ujarnya.
Setelah proses pendinginan selesai dilakukan, kondisi lokasi dinyatakan aman. Seluruh personel kemudian kembali ke Posko Penajam untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kejadian darurat lainnya, katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....