Pendidikan Kesetaraan Gender Harus Dimulai dari Lingkungan Keluarga

  • 14 Jul 2026 22:27 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pendidikan mengenai kesetaraan gender perlu ditanamkan sejak usia dini dengan menjadikan keluarga sebagai tempat pertama membangun pemahaman tentang peran laki-laki dan perempuan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang saling menghargai sekaligus memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Dosen sekaligus aktivis perempuan dan anak Papua Barat, Yuliana Numberi, mengatakan pendidikan mengenai kesetaraan tidak hanya dilakukan melalui sekolah, tetapi harus dimulai dari rumah. Menurutnya, keluarga memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir anak mengenai hubungan yang setara antara laki-laki dan perempuan.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara konsep seks dan gender. Seks berkaitan dengan kodrat biologis yang dimiliki laki-laki maupun perempuan, sedangkan gender menyangkut peran, fungsi, posisi, dan tanggung jawab yang dibangun dalam kehidupan sosial.

“Kalau kita bicara gender, kita bicara peran, fungsi, posisi, dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan. Kalau itu sudah diajarkan di dalam keluarga, maka ketika anak-anak pergi ke luar mereka akan tahu bahwa laki-laki harus menghargai perempuan dan perempuan serta laki-laki harus saling mendukung satu dengan yang lain,” ujar Yuliana saat diwawancarai RRI Manokwari, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurutnya, penerapan kesetaraan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti pembagian tugas rumah tangga yang dilakukan secara adil tanpa membedakan anak laki-laki maupun perempuan. Cara tersebut diyakini mampu membentuk karakter anak agar menghargai hak dan tanggung jawab setiap individu.

Yuliana menilai kebiasaan yang ditanamkan dalam keluarga akan terbawa hingga anak memasuki lingkungan sekolah, dunia kerja, maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah membangun hubungan yang saling menghormati tanpa diskriminasi.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan sejak dini juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, pemahaman mengenai hak, tanggung jawab, dan saling menghargai harus dibangun sejak anak masih berada dalam lingkungan keluarga.

Yuliana berharap para orang tua semakin menyadari pentingnya pendidikan kesetaraan gender di rumah. Ia meyakini keluarga yang mampu menanamkan nilai-nilai saling menghargai sejak dini akan melahirkan generasi yang menjunjung tinggi keadilan, menghormati hak asasi manusia, dan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan maupun anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....