Keberhasilan Tiga Event Keagamaan Perkuat Harmoni di Papua Barat

  • 14 Jul 2026 22:24 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pelaksanaan tiga agenda keagamaan berskala besar di Papua Barat dan Papua Barat Daya mendapat apresiasi dari Kementerian Agama. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti kuat terpeliharanya kerukunan umat beragama sekaligus tingginya semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan tiga kegiatan yang berlangsung sukses tersebut meliputi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Kabupaten Manokwari, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, serta Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.

Menurut Barnabas, kelancaran seluruh rangkaian kegiatan tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara pemerintah, panitia penyelenggara, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat yang turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi seluruh pihak. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, pemerintah daerah, ASN Kementerian Agama, panitia, dan semua pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujar Barnabas, Senin, 13 Juli 2026.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya yang telah menunjukkan sikap saling menghormati selama penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kesuksesan pelaksanaan setiap agenda.

Barnabas menilai suasana harmonis yang tercipta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa nilai-nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama terus terpelihara dengan baik. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan inklusif di Tanah Papua.

“Ini membuktikan bahwa toleransi antarumat beragama di Papua Barat dan Papua Barat Daya terjalin dengan sangat baik. Semangat persaudaraan dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan serta mendukung suksesnya berbagai kegiatan keagamaan,” katanya.

Selain memberikan dampak terhadap kehidupan sosial, Barnabas menilai penyelenggaraan ketiga event tersebut juga membawa manfaat bagi perekonomian daerah. Kehadiran peserta, ofisial, dan tamu dari berbagai wilayah turut meningkatkan aktivitas di sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan Pesparawi Nasional, MTQ, dan Pesparani Katolik dapat terus dipertahankan. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus menjadikan kegiatan keagamaan tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....