Perjuangan Meraih LPDP Dimulai dari Persiapan yang Matang
- 09 Jul 2026 17:45 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Kesempatan memperoleh beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi impian banyak generasi muda Indonesia. Namun, di balik keberhasilan meraih beasiswa tersebut, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh para peserta sejak tahap pendaftaran hingga diterima di perguruan tinggi tujuan. Hal ini disampaikan oleh Alumni LPDP dari Mata Garuda Papua Barat, Ikatan Alumni dan Penerima Beasiswa LPDP, Dr. Victor Rumere, S.E., M.Si., pada Kamis, 9 Juli 2026.
Ia mengatakan proses awal yang harus dilalui adalah memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditentukan oleh LPDP sebelum dapat mengajukan permohonan melalui sistem daring.
Menurutnya, pada masa dirinya mengikuti seleksi, keterbatasan akses internet di Papua menjadi salah satu hambatan utama. Kondisi tersebut membuatnya harus berpindah-pindah lokasi demi mendapatkan jaringan yang memadai untuk mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
Selain itu, proses seleksi juga mengharuskan peserta dari wilayah Indonesia Timur mengikuti tahapan seleksi di luar Papua. Saat itu, peserta harus menuju Makassar dengan biaya perjalanan yang ditanggung secara mandiri.
"Kendala kami waktu itu adalah akses internet yang belum merata sehingga harus mencari lokasi yang jaringannya cukup baik untuk mengunggah dokumen. Selain itu, proses seleksi dilakukan di luar Papua sehingga biaya mobilisasi juga harus kami tanggung sendiri," jelas Victor.
Victor menuturkan tantangan belum berhenti setelah dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa. Penerima LPDP masih diwajibkan memperoleh surat penerimaan dari perguruan tinggi tujuan yang masuk dalam daftar kampus mitra LPDP dalam batas waktu yang telah ditentukan.
Apabila hingga batas waktu tersebut belum diterima di perguruan tinggi tujuan, status penerima beasiswa dapat gugur sehingga harus kembali mengikuti seluruh tahapan seleksi dari awal. Beruntung, dirinya berhasil memperoleh penerimaan di Universitas Gadjah Mada sebelum batas waktu berakhir.
Victor berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Papua Barat agar tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan dalam mengejar pendidikan tinggi. Menurutnya, setiap proses yang dilalui akan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....