Sejumlah Ayah ASN di Manggarai Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
- 14 Jul 2026 11:02 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Suasana berbeda tampak di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Konggang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Senin, 13 Juli 2026. Sejumlah ayah terlihat mengantar dan mendampingi anak-anak mereka ke sekolah sebagai bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Salah satunya adalah Robertus Stefanus Gagu yang mengantar putra sulungnya, Gianra, pada hari pertama masuk sekolah sebagai siswa kelas I SDI Konggang. Momen tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Gianra yang untuk pertama kalinya mengenakan seragam merah putih.
Robertus, yang sehari-hari bertugas sebagai guru sekaligus ASN PPPK di SDI Labang Puni, Kecamatan Ruteng, mengatakan kehadirannya mendampingi anak pada hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat penting.
"Saya sangat senang dengan adanya instruksi dari Bapak Bupati. Selama ini kepedulian ayah terhadap urusan sekolah anak masih terbilang minim karena sering dianggap menjadi tanggung jawab ibu. Dengan mengantar langsung, saya bisa memberikan dukungan moral agar anak lebih percaya diri dan bersemangat," ujarnya.
| Baca juga: 10 Anak di NTT Terpapar Radikalisme Digital |
Pemandangan di SDI Konggang pagi itu berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Halaman sekolah dipenuhi para ayah yang meluangkan waktu untuk mengantar dan mendampingi anak mereka memasuki lingkungan sekolah.
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Surat Bupati Manggarai Nomor 476/005/203/DP2KB/VII/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah. Melalui surat tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Manggarai untuk memastikan pelaksanaan program di lingkungan kerja masing-masing.
Kebijakan ini juga merupakan implementasi Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Sebelumnya, Bupati Manggarai Hery Nabit menegaskan bahwa keterlibatan ayah dalam mengantar anak ke sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
"Seluruh ayah yang berstatus ASN wajib mengantar dan mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah," tegasnya.
Pelaksana Tugas Kepala SDI Konggang, Agustinus Jahama, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, gerakan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga dan sekolah.
Ia mengakui, selama ini banyak ayah yang berstatus ASN merasa ragu meninggalkan pekerjaan untuk mengantar anak ke sekolah karena khawatir dianggap mengabaikan tugas kedinasan.
"Dulu ada rasa sungkan jika harus meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengantar anak ke sekolah. Akhirnya tugas itu hampir selalu diserahkan kepada ibu. Dengan adanya instruksi resmi dari Bupati, para ayah kini memiliki ruang untuk hadir mendampingi anak tanpa rasa khawatir," katanya.
Menurut Agustinus, kehadiran ayah di sekolah memberikan banyak manfaat. Selain memberikan dukungan psikologis kepada anak, orang tua juga dapat mengenal guru, melihat langsung lingkungan sekolah, serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak sekolah demi mendukung perkembangan pendidikan anak.
Meski pada pelaksanaan hari pertama jumlah ayah dari kalangan ASN yang hadir di SDI Konggang masih sekitar tiga hingga empat orang, ia berharap gerakan tersebut dapat terus berlanjut dan dievaluasi agar semakin banyak ayah terlibat pada tahun-tahun mendatang.
"Kami berharap keterlibatan ayah tidak hanya terjadi saat mengantar anak di hari pertama sekolah, tetapi juga dalam berbagai momen penting lainnya, seperti pembagian rapor dan kegiatan pendidikan lainnya di sekolah," ujarnya.
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah diharapkan menjadi langkah awal memperkuat peran ayah dalam pengasuhan sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat antara keluarga dan sekolah demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....