BPBD Samarinda Minta Warga Hentikan Kebiasaan Membakar Sampah dan Lahan

  • 13 Jul 2026 13:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat akibat cuaca panas.

Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat agar meninggalkan kebiasaan membakar sampah di lahan maupun di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Edukasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai saluran informasi.

"Membuka lahan dengan cara membakar bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat. Dalam kondisi cuaca kering, api dapat dengan cepat menyebar ke area yang lebih luas dan sulit dikendalikan," ujarnya pada Senin 13 Juli 2026.

Suwarso mengingatkan, Samarinda pernah mengalami kejadian yang menimbulkan korban jiwa akibat aktivitas pembakaran lahan. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Sambutan dan menjadi pelajaran penting agar masyarakat tidak mengulangi tindakan serupa.

Kepala BPBD menjelaskan masyarakat sebenarnya dapat memanfaatkan sisa tanaman atau bahan organik sebagai pupuk alami tanpa harus membakarnya. Cara tersebut dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus mampu menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.

BPBD berharap, dukungan media massa dan seluruh elemen masyarakat dapat memperluas penyebaran informasi mengenai bahaya pembakaran lahan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, risiko kebakaran selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.

"Kami tidak bosan-bosan mengimbau masyarakat supaya tidak membakar sampah di lahan maupun di TPS, termasuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pengalaman yang pernah terjadi harus menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali," kata Suwarso.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....