MPLS Ramah di Buleleng Resmi Dimulai, Libatkan 28.371 Murid Baru
- 13 Jul 2026 10:34 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Buleleng resmi dimulai pada Senin 13 Juli 2027. Pembukaan kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 3 Banjar, sementara pelaksanaan MPLS berlangsung serentak di seluruh satuan pendidikan hingga 17 Juli 2026.
Sebanyak 28.371 murid baru tercatat mengikuti MPLS Ramah pada tahun ajaran baru ini di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD hingga SMP di Kabupaten Buleleng. Kegiatan mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah" sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sejak hari pertama sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, mengatakan pelaksanaan MPLS Ramah dipusatkan secara bergilir di sejumlah kecamatan sebagai bentuk pemerataan pembinaan dan penguatan pendidikan di Buleleng.
"MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 Kabupaten Buleleng dipusatkan di SMP Negeri 3 Banjar. Ini menjadi kebijakan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Buleleng," ujar Surya Bharata.
Menurutnya, MPLS menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun semangat belajar. Keberhasilan pendidikan juga memerlukan dukungan orang tua, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga seluruh pemangku kepentingan di sekitar satuan pendidikan.
"Harapan kami anak-anak yang telah diterima di sekolah dapat mengikuti pendidikan dengan baik. Dukungan orang tua, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga dunia usaha sangat diperlukan agar penyelenggaraan pendidikan berjalan optimal," katanya.
Selama MPLS, siswa akan memperoleh pembekalan mengenai Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, etika bermedia sosial, budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S), serta Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Materi tersebut diberikan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta budaya positif sejak hari pertama di sekolah.
Peserta juga dikenalkan pada tata tertib sekolah, keselamatan berlalu lintas, pencegahan perundungan dan penyalahgunaan NAPZA, serta penguatan literasi dan numerasi. Selain itu, murid baru diperkenalkan dengan berbagai kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai bagian dari proses adaptasi di lingkungan sekolah.
Pihaknya berharap pelaksanaan MPLS Ramah mampu membangun budaya sekolah yang ramah, inklusif, dan berkarakter. Sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang peserta didik serta meningkatkan kualitas pendidikan di Gumi Panji Sakti
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....