Disperindag Koperasi dan UKM Pariaman Gelar Pelatihan Membatik Cap

  • 08 Jul 2026 14:18 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Pariaman selama 5 hari menggelar pelatihan membatik cap. Pelatihan di ikuti 20 orang peserta. Dalam sambutannya Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan Pemerintah Kota Pariaman terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman. Dijelaskannya sesuai visi dan misinya, program unggulan Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.

Program ini bertujuan untuk memberdayakan setiap rumah tangga dengan keterampilan untuk mendirikan usaha kecil berbasis rumah, seperti pembuatan batik maupun aneka makanan yang bervariasi.

Yota Balad menjelaskan melalui pelatihan pembuatan batik cap ini pihaknya ingin memastikan seluruh peserta tidak hanya mandiri secara keterampilan, tetapi juga berdaya dalam finansial langsung dari rumah tempat tinggal masing masing.

“Saya menginginkan agar pelatihan batik cap ini tidak sia-sia. Adik–adik harus punya kreasi, bagaimana batik sampan Pariaman ini bisa terekspos dan lebih dikenal masyarakat”, ulasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan kalau pembuatan batik yang dilaksanakan pada hari ini hasilnya bagus, tahun besok Pemko Pariaman akan menganggarkan baju batik gratis untuk siswa Sekolah Dasar (SD).

“Insyallah untuk tahun 2027 kita usahakan batik ini dipakai siswa SD se-Kota Pariaman dan juga akan kita intervensi supaya siswa SMA di Kota Pariaman juga memakainya sehingga batik yang dibuat hari ini bisa terkenal, ada hasilnya dan dapat dirasakan masyarakat Kota Pariaman”, terangnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindag dan UKM Kota Pariaman, Deddy Kurnia Ilahi menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini memberikan keterampilan teknis pembuatan batik cap kepada masyarakat.

“Selain itu, untuk menumbuhkan mental kewirausahaan dan merangsang lahirnya industri rumah tangga baru, mengubah peran masyarakat rentan dari konsumen menjadi produsen kreatif yang mandiri secara finansial”, ujarnya.

Ia menjelaskan pelatihan pembuatan batik cap ini diselenggarakan selama 5 (lima) hari yakni dari tanggal 7 s/d 11 Juli 2026.

“Peserta pelatihan batik cap ini berjumlah 20 orang yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Pariaman. Seluruh peserta masuk kriteria desil 1 sampai dengan desil 5. Peserta juga mendapat bantuan usaha berupa paket peralatan batik lengkap yakni canting cap, meja cap, wajan, kompor, kain, pewarna, waterglass dan soda as”, terangnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....