Hari Keluarga Nasional 2026: Keluarga Berkualitas Jadi Kunci Wujudkan Indonesia E
- 05 Jul 2026 01:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan melalui amanat Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd yang dibacakan oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Jumat 3 Juli 2026.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa keluarga merupakan hulu peradaban sekaligus fondasi utama pembangunan bangsa. Keberhasilan pembangunan ekonomi, kemajuan infrastruktur, maupun pertumbuhan investasi tidak akan berarti apabila tidak didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, berkarakter, dan lahir dari keluarga yang berkualitas.
“Keluarga bukan sekadar unit terkecil masyarakat. Keluarga adalah hulu peradaban, tempat pertama lahirnya karakter, nilai, dan kualitas manusia Indonesia. Dari keluargalah masa depan bangsa ditentukan,” ujarnya.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan global dan masa ketidakpastian akibat dinamika ekonomi dunia, perkembangan teknologi, hingga perubahan geopolitik. Namun di sisi lain, Indonesia memiliki peluang besar melalui bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“Bonus demografi adalah peluang yang tidak datang dua kali. Namun peluang ini hanya akan menjadi berkah apabila kita mampu menyiapkan keluarga yang tangguh dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, serta produktif,” tambahnya.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pembangunan keluarga diarahkan pada tiga pilar utama.
Pilar pertama adalah kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan stunting dengan memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang menjadi fase paling penting dalam perkembangan otak dan kualitas anak.
Pilar kedua adalah pendidikan karakter. Rumah diharapkan menjadi madrasah pertama abad ke-21 yang mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, kegigihan, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi, termasuk era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Pilar ketiga adalah kesehatan mental keluarga. Orang tua didorong menciptakan lingkungan pengasuhan yang hangat dan stabil secara emosional agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, tangguh, dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan zaman.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Disebutkan bahwa kualitas SDM tidak akan tercapai apabila seluruh tanggung jawab pengasuhan hanya dibebankan kepada ibu.
Menutup amanatnya, Kepala BKKBN RI mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap 29 Juni sebagai momentum memperbarui komitmen membangun keluarga yang sehat, harmonis, cerdas, dan berkarakter.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....