Doa Bersama Warnai Refleksi Satu Abad Gempa Padang Panjang

  • 30 Jun 2026 08:56 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar acara Tausiah, Zikir, dan Doa Bersama sebagai penutup rangkaian Refleksi Satu Abad Gempa Padang Panjang di Masjid Agung Manarul 'Ilmi Islamic Centre, Senin, 29 Juni 2026 malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra mengatakan, refleksi satu abad gempa tidak hanya dimaknai sebagai mengenang salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah kota, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

"Rangkaian kegiatan refleksi satu abad gempa ini merupakan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana. Kita ingin mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang tangguh dan siaga bencana, sekaligus mengajak seluruh masyarakat mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan muhasabah," kata Alex.

Menurutnya, doa bersama menjadi ikhtiar batin untuk memohon perlindungan Allah SWT sekaligus merawat ingatan sejarah agar peristiwa besar yang pernah terjadi menjadi pelajaran bagi generasi sekarang dan mendatang.

"Semoga melalui doa bersama ini Allah SWT senantiasa melindungi Padang Panjang, memberikan keberkahan bagi masyarakatnya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun budaya sadar bencana," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Panjang, Zulhamdi dalam tausiahnya mengajak jemaah mengambil hikmah dari gempa dahsyat yang mengguncang Padang Panjang pada 1926.

Ia mengisahkan catatan sejarawan Muhammad Rajab yang menggambarkan dahsyatnya gempa hingga banyak orang mengira hari kiamat telah tiba. Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa musibah merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT yang harus dihadapi dengan keimanan dan kesiapan.

Turut hadir unsur Forkopimda, staf ahli dan asisten, kepala OPD, Ketua GOW Ny. Sri Wahyuni Allex, kepala Kantor Kementerian Agama, Pengadilan Negeri, Baznas, Bank Nagari, para camat dan lurah, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....