Posyandu Aktif di Sanggau Menurun

  • 30 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tengah mengupayakan peningkatan status kesehatan masyarakat di kabupaten itu melalui transformasi diberbagai lini. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sanggau, Najori mengatakan, kebijakan pembangunan kesehatan saat ini menitikberatkan pada pendekatan preventif, promotif dan pemberdayaan masyarakat.

"Dibidang kesehatan strateginya adalah dengan menumbuhkembangkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan merupakan bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat," ujar Najori saat membuka Orientasi Pembinaan Posyandu di Harvey Hotel Sanggau, Selasa 30 Juni 2026.

Dia menjelaskan, posyandu nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan layanan dasar bagi sasaran seluruh siklus hidup. Karena itu, capaian posyandu aktif sebagaimana target RPJMN 2025-2029 yaitu 75 persen.

Ia menambahkan, untuk mencapai target posyandu aktif harus dilakukan pembinaan secara sinergi oleh Tim Pembina Posyandu di mulai dari tingkat pusat sampai ke desa. Pembinaan kelembagaan dan teknis posyandu diberikan oleh masing-masing sektor salahsatunya kesehatan.

"Pada tahun 2025 Kabupaten Sanggau memiliki 671 Posyandu dengan posyandu aktif sebesar 91,64 persen, Pada tahun 2026 kondisi sampai bulan Mei 2026 jumlah posyandu 665 dengan Posyandu aktif sebesar 80,90 persen," jelasnya.

Dari data tersebut, sambung dia, dapat disampaikan bahwa pertumbuhan dan keaktifan posyandu mengalami penurunan secara keseluruhan di Kabupaten Sanggau. Untuk itu, menurutnya, harus ada upaya yang dapat dilakukan oleh semua lintas sektoral untuk mencapai Posyandu Layanan Primer (ILP).

"Posyandu aktif hanya bisa tercapai yaitu dengan meningkatkan pengetahuan kader dengan gencar melakukan pelatihan dan pembinaan, sosialisasi, advokasi dan peningkatan kapasitas, baik dari tingkat kecamatan maupun sampai tingkat desa secara komprehensif," tutupnya. (Abang Indra).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....