Ratusan Koperasi di Sanggau Tidak Aktif, Disperindagkop Lakukan Evaluasi

  • 13 Jul 2026 13:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Dispeindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau mencatat, terdapat 166 koperasi yang berstatus tidak aktif. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar koperasi yang masih memiliki potensi dapat kembali menjalankan kegiatan usahanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah mengungkapkan, koperasi yang tidak aktif umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari lemahnya tata kelola organisasi hingga minimnya partisipasi anggota. Selain itu, sebagian koperasi juga tidak lagi menjalankan kegiatan usaha maupun memenuhi kewajiban administrasi sesuai ketentuan.

"Koperasi yang tidak aktif ini menjadi perhatian kami untuk dilakukan pendataan dan pembinaan sesuai dengan kondisi masing-masing koperasi," ujar Shopiar Juliansyah dalam Dialog Sanggau Menyapa, Senin 13 Juli 2026.

Dikatakan, pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap koperasi yang sudah lama tidak beroperasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan status koperasi sekaligus mendorong pengurus agar kembali mengaktifkan organisasi apabila masih memiliki potensi untuk berkembang.

"Kami terus memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi agar dapat memenuhi kewajiban organisasi, melaksanakan rapat anggota tahunan, serta mengembangkan usaha yang dimiliki sehingga koperasi dapat kembali aktif," katanya.

Selain pembinaan, menurutnya, Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau juga melakukan pendataan secara berkala terhadap seluruh koperasi yang ada. Pendataan tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan maupun penyesuaian status koperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap pengurus dan anggota memiliki komitmen untuk menghidupkan kembali koperasi yang masih berpotensi, sehingga keberadaan koperasi benar-benar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sanggau," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....