Kemenhaj Sumbar Matangkan Usulan Program jelang Rakernas

  • 29 Jun 2026 16:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat mulai mematangkan langkah menyambut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Tahun 2026.

Melalui rapat koordinasi bersama seluruh kepala kantor kementerian haji kabupaten dan kota, jajaran Kemenhaj Sumbar menyatukan langkah untuk memperkuat organisasi sekaligus menyiapkan berbagai usulan strategis yang akan dibawa pada forum nasional.

Rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, tersebut berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kabupaten Agam, Senin, 29 Juni 2026.

Selain menjadi forum konsolidasi internal, rapat ini juga membahas berbagai persiapan menjelang Rakernas Kementerian Haji dan Umrah yang dijadwalkan berlangsung pada 3–6 Juli 2026.

Rifki mengatakan, Rakernas menjadi momentum penting bagi kementerian yang baru terbentuk untuk menyelaraskan arah kebijakan nasional sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah di Indonesia.

Karena itu, Sumatera Barat ingin memastikan seluruh materi pembahasan, usulan program kerja, hingga kesiapan teknis telah dipersiapkan secara matang sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam forum nasional tersebut.

“Rakernas bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan visi, menyampaikan berbagai usulan daerah, sekaligus memperkuat arah pembangunan organisasi Kementerian Haji dan Umrah ke depan,” ujar Rifki.

Dalam rapat tersebut, jajaran Kemenhaj Sumbar juga membahas sejumlah rancangan kerja yang akan dikembangkan pasca Rakernas, termasuk peluang kerja sama dengan berbagai instansi melalui nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna mendukung pelaksanaan program-program Kementerian Haji dan Umrah di Sumatera Barat.

Menurut Rifki, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu strategi penting agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang penyelenggaraan haji dan umrah, dapat berjalan semakin efektif dan berkualitas.

Selain mempersiapkan Rakernas, rapat koordinasi juga menjadi forum untuk memperkuat konsolidasi organisasi Kementerian Haji dan Umrah yang saat ini memasuki fase awal pembentukan.

Rifki menegaskan bahwa keberhasilan organisasi baru tidak hanya ditentukan oleh struktur kelembagaan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menggerakkannya. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur, penyamaan persepsi, serta pembangunan budaya kerja yang profesional menjadi perhatian utama dalam proses pengembangan organisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....