Wabup Sanggau: Pernikahan Dini Ancam Indonesia Emas 2045
- 29 Jun 2026 20:12 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena menilai pernikahan dini dapat menghambat terwujudnya Indonesia Emas 2045. Ia mengatakan, pernikahan pada usia anak berisiko terhadap kesehatan ibu dan anak serta memengaruhi kualitas generasi mendatang.
"Pernikahan dini ini tentunya dampaknya sangat negatif, terutama terhadap kesehatan. Anak di bawah umur yang melakukan pernikahan dini tentunya tidak baik dari sisi kesehatan," kata Wabup Susana di Sanggau, Senin 29 Juni 2026.
Menurutnya, pernikahan pada usia anak juga menjadi tantangan karena pelaku umumnya belum memiliki kematangan dan kedewasaan dalam membangun rumah tangga. Ia menilai, kondisi ini berpotensi memicu berbagai persoalan sosial di kemudian hari.
"Dari pengalaman-pengalaman karena usianya cukup muda, saya rasa ini juga menjadi tantangan sehingga perlu edukasi yang baik melalui sosialisasi dari pemerintah dan juga orang tua," ungkapnya.
Susana menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen menekan angka pernikahan dini melalui berbagai program yang telah dimasukkan ke dalam RPJMD dan visi misi pemerintah daerah. Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial P3AKB Sanggau untuk memperkuat langkah pencegahan.
"Kami komitmen untuk mengatasi pernikahan dini melalui program-program yang telah kami programkan di APBD dan juga di dalam RPJMD serta visi misi kami," ucapnya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan pernikahan dini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, generasi yang sehat menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Kita tidak mau akhirnya terjadi kekerasan dan dampak kesehatan. Harapan kita bisa melahirkan generasi yang sehat untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....