Kinerja dan Pelayanan PLN Bikin Kecewa Wabup Sanggau
- 05 Jul 2026 15:31 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN ULP Sanggau Kota memicu kekewaan masyarakat. Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Susana Herpena pun angkat bicara. Ia mengaku kecewa atas kinerja PLN.
"Tadi pagi saya sudah berkomunikasi melalui telepon dengan Manajer PLN Sanggau. Awalnya ia ingin bertemu langsung dengan saya, tapi karena kesibukan, kami hanya komunikasi lewat telepon," kata Wabup Susana, Minggu 5 Juli 2026.
| Baca juga: Disiplin ASN Didorong Sistem Digital |
Soal kendala kelistrikan yang terjadi sejak tanggal 2 Juli 2026, Wabup Susana menyampaikan, sangat memahami kekecewaan, keresahan, serta kesulitan yang dirasakan masyarakat. Dikatakan, pemadaman listrik itu sudah membawa dampak besar bagi Kabupaten Sanggau.
"Kami memahami bahwa listrik adalah kebutuhan dasar yang mutlak, dan gangguan ini telah membawa dampak domino yang sangat luas. Kami menerima, mendengar, dan merasakan langsung keluhan dari masyarakat. Dampak pengaturan jaringan ini sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan karena menyentuh berbagai sektor vital kehidupan kita," ujar Susana.
Menurutnya, tak hanya sektor ekonomi, pendidikan dan keagamaan yang terdampak, layanan pemerintahan seperti rumah sakit dan puskesmas juga ikut terganggu. Diungkapkan, pelayanan pada sektor kesehatan yang paling terdampak adalah puskesmas.
"Banyak puskesmas kita yang kesulitan melakukan pelayanan pasien, termasuk input data. Kami juga menerima laporan bahwa aktivitas ibadah masyarakat terganggu, mulai dari misa di gereja hingga pengajian di masjid. Termasuk juga acara-acara penting masyarakat seperti resepsi pernikahan menjadi terhambat," ungkapnya.
Diungkapkan, sektor lain yang terdampak adalah UMKM. Sektor ini, lanjut Wabup, mengalami kerugian materiil yang nyata.
"Jika dihitung, nilai kerugian finansial yang harus ditanggung masyarakat akibat dampak ini cukup tinggi. Kita tidak ingin pemulihan ekonomi warga yang saat ini sedang diupayakan pemerintah menjadi terganggu," ucapnya. (Abang Indra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....