Bea Cukai Entikong Gandeng Warga Awasi Jalur Tikus

  • 24 Jun 2026 21:13 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Bea Cukai Entikong mengoptimalkan kerja sama dengan aparat dan masyarakat dalam mengawasi jalur-jalur nonresmi di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kepala Bea Cukai Entikong, Rudi Endro Pratikto mengatakan pengawasan sepanjang 130 kilometer perbatasan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh Bea Cukai.

“Terkait antisipasi masuknya barang-barang larangan dan pembatasan, kami selalu berusaha bersinergi dengan Satgas Pamtas, SGI, Kejaksaan, Kepolisian, serta seluruh instansi yang ada di PLBN Entikong,” kata Rudi Endro Pratikto di Kantor Bea Cukai Entikong pada Rabu, 24 Juni 2026.

Menurutnya, pengawasan dan pelayanan di kawasan PLBN Entikong telah dilakukan secara ketat. Sementara untuk jalur-jalur di luar PLBN, ia menyebut pihaknya lebih mengandalkan informasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

“Untuk yang di dalam PLBN sendiri, saya kira pengawasan dan pelayanan sudah cukup ketat. Sedangkan untuk jalur-jalur di luar PLBN, kami lebih mengandalkan informasi dan kerja sama dengan instansi lain serta unsur masyarakat,” ungkapnya.

Rudi menilai luasnya wilayah perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pengawasan terhadap masuknya barang ilegal. Karena itu, ia mengharapkan dukungan berbagai pihak untuk memperkuat pengawasan.

“Tidak mungkin kami melakukan pengawasan dan pemeriksaan sendiri, sehingga dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak sangat diperlukan,” ucapnya.

Ia menilai peran masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pengawasan perbatasan. Ia menegaskan, informasi dari warga dapat membantu aparat mendeteksi aktivitas penyelundupan melalui jalur-jalur nonresmi.

“Kolaborasi antara instansi dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah masuknya barang-barang larangan dan pembatasan melalui wilayah perbatasan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....