Ketua Kloter 25 Apresiasi Kelancaran Pelaksanaan Ibadah Haji 1447H/2026M
- 23 Jun 2026 10:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Ketua Kloter UPG 25 Papua Barat, Auliyah Anshor, memastikan rangkaian pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Papua Barat berlangsung lancar sejak keberangkatan hingga proses pemulangan ke Tanah Air. Seluruh tahapan ibadah, mulai dari umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga pelaksanaan di Mina, dapat dijalani dengan baik oleh para jemaah.
Anshor mengatakan, secara umum kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga selama berada di Tanah Suci. Meski demikian, terdapat dua jemaah yang sempat menjalani perawatan medis, masing-masing satu orang di Makkah dan satu orang di Madinah. Jemaah yang dirawat di Makkah telah dinyatakan pulih, sedangkan satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan di Madinah.
Akibat kondisi tersebut, dari total 392 jemaah asal Papua Barat, sebanyak 391 orang mengikuti kepulangan ke Indonesia, sementara satu jemaah masih menunggu kondisi kesehatannya membaik. Pihak kloter berharap jemaah yang masih dirawat segera pulih sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Kami mohon doa dari masyarakat agar satu jemaah yang masih dirawat di Madinah segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke Indonesia bersama keluarganya," ujar Anshor pada Sabtu, 20 Juni 2026 saat diwawancarai di Embarkasi Makassar.
Selama bertugas sebagai Ketua Kloter, Anshor mengakui terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Menurutnya, kendala yang dihadapi lebih banyak berkaitan dengan karakter dan kedisiplinan jemaah dalam mengikuti arahan petugas, terutama saat pelaksanaan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik.
Ia mencontohkan masih ada beberapa jemaah yang tetap memaksakan diri melaksanakan lontar jumrah meski telah diingatkan untuk menyesuaikan kondisi kesehatan. Akibatnya, sebagian mengalami kelelahan hingga memerlukan penanganan medis. Namun seluruh situasi tersebut dapat diatasi oleh petugas sehingga tidak mengganggu jalannya pelayanan kepada jemaah.
Anshor berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke daerah asal mampu menjaga nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama di Tanah Suci dan menjadi haji serta hajjah yang mabrur di tengah keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari selesainya rangkaian ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke lingkungan masing-masing.
Ia juga meminta keluarga calon jemaah haji untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarganya sebelum keberangkatan. Menurutnya, riwayat penyakit tidak boleh dianggap selesai hanya karena tidak lagi menunjukkan gejala. Pemeriksaan kesehatan secara rutin dan pengawasan dari keluarga perlu dilakukan hingga menjelang keberangkatan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....