Pakaian Adat Minang Curi Perhatian di Festival Kembang Api di Tokyo

  • 31 Mei 2026 09:47 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Di tengah ribuan penonton festival kembang api terbesar Tokyo yang lazimnya mengenakan kimono, sekelompok pemuda Minang justru tampil mencolok dengan pakaian adat Minangkabau. Penampilan itu memicu keingintahuan warga dari berbagai negara yang menghampiri.

Momen itu terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026, saat Tokyo menggelar Adachi Fireworks Festival. Pimpinan Sanggar Harimau Dahan asal Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Padang Pariaman, Fitrah, bersama pemuda-pemudi Minang dari Padang dan Palembang sepakat mengenakan pakaian adat Minang sebagai identitas di tengah keramaian festival.

Fitrah mengatakan keputusan mengenakan pakaian adat di tengah festival yang biasanya dipenuhi kimono justru menarik perhatian besar dari penonton sekitar. Warga dari berbagai negara yang hadir menghampiri rombongan dan mengajukan pertanyaan tentang asal usul busana yang mereka kenakan.

“Inisiastif sendiri tapi sebelumnya kami menanyakan terlebih dahulu mengenai izin memakai pakaian ini. Dan ternyata Bebas selama tidak mengganggu pengunjung lain,” ujarnya.

Ia menyebut warga yang menghampiri berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Austria, hingga India. Seluruhnya menyatakan kekaguman terhadap keindahan dan kemewahan pakaian adat Minangkabau yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

"Orang-orang sekitar yang ada di sana menghampiri kami bertanya, ini pakaian dari mana, Pakaiannya sangat mewah, Ini adat mana, Budaya mana. Alhamdulillah itu dari berbagai negara, termasuk Jepang sendiri ikut memuiji,” ujar Fitrah.

Aksi mengenakan pakaian adat di ruang publik Tokyo ini menjadi kelanjutan dari misi budaya. Sebelumnya Sanggar Harimau Dahan yang tampil dalam Festival Budaya Indonesia Rang Minang Baralek Gadang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....