Pemerintah Fokus Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

  • 29 Mei 2026 03:36 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari — Pemerintah terus memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan melalui berbagai program pengembangan guru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyebut peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu prioritas nasional.

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Manokwari di SMP-SMA Advent Manokwari pada Kamis, 28 Mei 2026.

Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini menyediakan program beasiswa bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan D4 atau S1. Program tersebut diberikan melalui sistem rekognisi pembelajaran lampau agar guru dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat.

“Tahun ini kami mengalokasikan sekitar 150 ribu beasiswa bagi guru yang belum D4 atau S1. Ini bagian dari upaya meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru,” ujarnya.

Menurut Abdul Mu’ti, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp3 juta per semester kepada para guru penerima beasiswa. Program tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua hingga empat semester.

Ia menjelaskan, peningkatan kualifikasi akademik guru penting dilakukan karena Undang-Undang Guru dan Dosen mengamanatkan tenaga pendidik minimal berpendidikan D4 atau S1.

Selain program beasiswa, Kemendikdasmen juga memperluas pelatihan bagi guru di berbagai bidang seperti pembelajaran mendalam, coding dan kecerdasan buatan atau AI, kepemimpinan kepala sekolah, bahasa Inggris, hingga STEM.

Abdul Mu’ti menambahkan, pemerintah juga mendorong kebijakan “satu hari belajar bagi guru” agar tenaga pendidik memiliki waktu khusus untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi.

“Kami ingin guru terus belajar dan berkembang sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas bagi siswa,” katanya.

Ia berharap peningkatan kualitas guru dapat berdampak langsung terhadap mutu pendidikan nasional sekaligus menciptakan generasi muda Indonesia yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....