BPBD Sanggau Bentuk Delapan Forum Pengurangan Risiko Bencana
- 26 Mei 2026 20:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau terus memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Sanggau. Potensi banjir dan kebakaran hutan dan lahan masih menjadi ancaman utama yang diantisipasi sepanjang tahun.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama BPBD Kabupaten Sanggau, Nur Kumala Dewi, mengatakan selain banjir dan karhutla, bencana lain juga berpotensi terjadi. Tanah longsor dan angin puting beliung disebut memiliki peluang muncul meski dengan intensitas yang relatif rendah.
Menurutnya, kondisi geografis serta perubahan cuaca menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat di sejumlah wilayah rawan. Karena itu, kesiapsiagaan warga dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan.
“Potensi bencana di Kabupaten Sanggau yang paling dominan adalah banjir dan karhutla, namun tanah longsor serta angin puting beliung juga tetap berpotensi terjadi walaupun intensitasnya rendah,” kata Nur Kumala Dewi dalam Obrolan Kentongan RRI Sanggau, Selasa 26 Mei 2026.
Disampaikannya, hingga saat ini, BPBD Kabupaten Sanggau terus melakukan koordinasi bersama pemerintah desa dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan di tingkat desa dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Dari hasil koordinasi itu, kata Dewi, telah terbentuk delapan kelompok forum penanggulangan dampak risiko bencana di Kabupaten Sanggau. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Tambahnya, selain pembentukan forum, BPBD juga melaksanakan sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi atau KIE kepada masyarakat. Sebanyak 13 desa menjadi sasaran kegiatan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman kebencanaan warga.
Menurut Dewi, materi sosialisasi meliputi langkah pencegahan, penanganan awal saat terjadi bencana, hingga upaya evakuasi mandiri masyarakat. BPBD berharap edukasi tersebut mampu mengurangi risiko korban maupun kerugian akibat bencana alam.
Ke depan, kata Dewi BPBD Kabupaten Sanggau juga berencana memperluas kegiatan sosialisasi ke lingkungan sekolah-sekolah. Program itu ditujukan untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....