Sekda Aswin: Pemberantasan TPPO Butuh Komitmen Bersama

  • 14 Jul 2026 16:45 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sekda Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib membuka forum komunikasi multi pihak pengembangan Layanan Akses Perlindungan Pekerja (LAPP) untuk pencegahan kerja paksa dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di sektor perkebunan kelapa sawit, Selasa 14 Juli 2026. Sekda Aswin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap upaya pencegahan kerja paksa dan TPPO di Sanggau.

"Forum ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam memberikan perlindungan yang lebih baik kepada pekerja guna mencegah terjadinya kerja paksa dan TPPO," kata Sekda Aswin.

Ia menyebut, sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salahsatu penggerak utama perekonomian di Kabupaten Sanggau. Kehadiran sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan masyarakat.

"Dibalik kontribusi dan besarnya potensi ekonomi tersebut, kita tidak boleh menutup mata terhadap berbagai risiko dan kerentanan disektor ketenagakerjaan. Isu kerja paksa hingga TPPO masih menjadi bayang-bayang gelap yang harus kita antisipasi dan kita berantas," tegasnya.

Keberhasilan upaya pencegahan kerja paksa dan TPPO tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah, tapi dibutuhkan komitmen dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan. Maka itu, forum komunikasi ini menjadi sangat penting untuk mengkoordinasikan langkah-langkah strategis lainnya.

"Forum komunikasi multi pihak ini menjadi sangat penting sebagai wadah membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi multi pihak dalam mengembangkan layanan akses perlindungan pekerja yang mudah diakses, responsif dan efektif," ujarnya.

Sekda Aswin berharap, melalui forum ini akan terbangun kesepahaman bersama mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan. Diantaranya, meningkatkan peraturan ketenagakerjaan, memperkuat mekanisme pengaduan bagi pekerja, meningkatkan kapasitas para pihak dalam mengenali indikasi kerja paksa dan TPPO serta membangun sistem rujukan dan penanganan korban yang cepat, tepat dan terintegrasi. (Abang Indra).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....