MIN Lembata Ajarkan Daur Ulang lewat Praktik Kreatif

  • 24 Mei 2026 20:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – MIN Lembata menghadirkan pembelajaran kreatif melalui praktik pembuatan alat pel dari kain bekas pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya bagi siswa kelas V, Jumat 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan budaya daur ulang dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Praktik dipandu guru mata pelajaran, Siti Suriati Sunarti, dengan melibatkan siswa secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Siswa mulai belajar memilih bahan, memotong kain, hingga merangkai alat pel secara berkelompok.

Kegiatan tersebut juga dirancang untuk melatih kreativitas, kerja sama, dan keterampilan hidup siswa. Pembelajaran dilakukan melalui praktik langsung agar siswa lebih mudah memahami manfaat pemanfaatan barang bekas.

Kepala MIN Lembata, Kasman Said Lamabawa, mengapresiasi kegiatan pembelajaran kreatif yang diterapkan di lingkungan madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan peserta didik.

“Pembelajaran seperti ini penting untuk membangun karakter siswa agar peduli lingkungan, mandiri, dan mampu memanfaatkan barang bekas menjadi benda bernilai guna,” ujarnya.

MIN Lembata terus mendorong pembelajaran berbasis praktik dan kreativitas di lingkungan sekolah. Madrasah berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui langkah sederhana.

Selain memperkuat keterampilan siswa, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Pembelajaran kreatif dinilai mampu membangun kebiasaan positif sekaligus menumbuhkan semangat inovasi peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....