KPPN Sanggau Perkuat Sistem Digital ASN Anti Kebocoran
- 21 Mei 2026 13:51 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Penerapan sistem digital di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga keamanan informasi. Upaya preventif terhadap kebocoran data menjadi perhatian dalam pengelolaan layanan digital di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sanggau.
Kepala KPPN Sanggau, Epsilon Noviastuti, menyampaikan bahwa transformasi digital harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran keamanan data bagi ASN. Menurutnya, penggunaan teknologi administrasi pemerintahan memerlukan sistem perlindungan kuat agar informasi negara maupun data pegawai tidak mudah disalahgunakan.
“Setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga kerahasiaan data dalam penggunaan sistem digital. Langkah preventif harus dimulai dari disiplin penggunaan kata sandi, pembatasan akses dokumen, hingga kewaspadaan terhadap serangan siber,” ungkap Noviastuti dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat turut meningkatkan potensi ancaman kebocoran data apabila tidak diantisipasi secara serius. Karena itu, KPPN Sanggau terus mendorong penerapan autentikasi berlapis, pembaruan sistem keamanan secara berkala, serta edukasi digital bagi seluruh pegawai.
“Pencegahan kebocoran data bukan hanya tanggung jawab tim teknologi informasi, tetapi menjadi budaya kerja seluruh ASN. Kesadaran individu sangat menentukan keamanan sistem pemerintahan digital,” ujarnya.
Tambahnya, selain memperkuat sistem internal, KPPN Sanggau juga melakukan evaluasi rutin terhadap perangkat dan jaringan yang digunakan dalam pelayanan publik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan aman, efektif, dan sesuai dengan standar keamanan informasi pemerintah.
Melalui penerapan langkah preventif yang konsisten, Noviastuti berharap transformasi digital ASN dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek perlindungan data. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik berbasis digital yang semakin berkembang di era modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....