Unand Perkuat Riset Megathrust dan Ketahanan Bencana Sumatera

  • 20 Mei 2026 16:00 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan pendidikan kebencanaan melalui kerja sama hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) program SIAP SIAGA–DFAT Australia. Kegiatan Kick Off kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Senat Rektorat Unand, Limau Manis, Kota Padang, Rabu, 20 Mei 2026.

Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi mengatakan kerja sama ini difokuskan untuk membangun ekosistem manajemen kebencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Sumatera. Penguatan tersebut dinilai penting karena Sumatera termasuk kawasan dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana geologi dan hidrometeorologi.

Efa menyampaikan dalam hibah BNPB tahun 2025, Unamd akan mengembangkan riset ancaman gempa megathrust di Sumatera. Kajian tersebut akan menghasilkan buku Overview Ancaman Megathrust Sumatera sebagai referensi ilmiah kebencanaan.

"Hibah tersebut juga mendukung pelaksanaan International Conference on Disaster Management and Mitigation. Forum internasional itu disiapkan sebagai wadah kolaborasi ilmiah untuk memperkuat strategi mitigasi dan penanganan bencana," ucapnya.

Efa menyebutkan pada periode 2026–2027, Unand akan memperluas fokus penelitian pada kajian lanjutan megathrust dan penyusunan buku mengenai bencana hidrometeorologi. Langkah itu dilakukan menyusul meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir.

"Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menghasilkan riset dan inovasi untuk mendukung kebijakan kebencanaan nasional. Kesiapsiagaan bencana harus menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional karena Indonesia berada di wilayah rawan bencana," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB RI, Rustian menegaskan kebijakan kebencanaan harus disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan agar mitigasi dan penanganan berjalan efektif serta tepat sasaran. "Penguatan ekosistem manajemen bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan nasional menghadapi ancaman alam," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....