Gemini Academy 2026 Dorong Guru Kaltim Kuasai AI Pembelajaran
- 17 Mei 2026 08:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pelatihan Gemini Academy Tahun 2026 resmi dibuka melalui kolaborasi antara Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Kalimantan Timur bersama Google dan Google Educator Group Indonesia, Sabtu 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti ribuan guru dari berbagai daerah di Indonesia dengan fokus pada pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran.
Tim Google Education, Ahmad Fikri Zulfikar mengatakan pelatihan ini menjadi pintu awal bagi guru untuk memahami ekosistem Google for Education. Menurutnya, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada Gemini, tetapi juga komunitas pembelajaran dan jalur sertifikasi internasional.
“Di Google for Education kita sudah punya banyak komunitas, ada Google Educator Group, trainer, coach, innovator, dan sekolah rujukan Google. Misinya mendorong pendidik membangun komunitas dan saling berbagi,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan saat ini sudah terdapat 60 chapter komunitas belajar di Indonesia, termasuk dua komunitas aktif di Kalimantan Timur yakni GEG Kutai Kartanegara dan GEG Balikpapan. Kehadiran komunitas tersebut dinilai menjadi ruang kolaborasi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Dalam pelatihan ini, peserta akan diarahkan mengikuti sertifikasi Google Educator mulai Level 1 hingga Level 2 dan Gemini Certificate. Ahmad menyebut sertifikasi tersebut dapat membuka peluang guru menjadi trainer maupun coach Google for Education.
“Nah, saat ini Google ada program beasiswa jadi semuanya gratis. Guru nanti bisa mendapatkan sertifikat yang berlaku selama tiga tahun,” katanya.
Pelatihan Gemini Academy dilaksanakan melalui metode sinkronus dan asinkronus menggunakan Google Meet, Google Classroom, dan WhatsApp Group. Materi yang diberikan mencakup fondasi AI, eksplorasi Gemini, hingga praktik pemanfaatan AI dalam menyelesaikan persoalan pembelajaran di sekolah.
Jumlah peserta yang mendaftar mencapai 3.514 orang dan seluruhnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Peserta berasal dari 23 kabupaten dan kota serta akan dibimbing oleh 20 trainer selama program berlangsung hingga Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....