Mudyat Noor Resmi Pimpin PBSI Kalimantan Timur 2025–2029
- 12 Mei 2026 18:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum PBSI Pusat, M. Fadil Imran di Gedung Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa 12 Mei 2026.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PBSI, insan olahraga nasional, serta perwakilan 13 Pengurus Provinsi PBSI dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum itu menjadi awal kepengurusan baru PBSI Kaltim dalam memperkuat pembinaan dan peningkatan prestasi bulu tangkis di daerah.
Dalam sambutannya, Mudyat Noor menegaskan komitmennya untuk membawa PBSI Kalimantan Timur menjadi organisasi olahraga yang lebih maju, profesional, dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.
| Baca juga: Bupati Lepas Kontingen KTNA PPU ke Gorontalo |
Menurutnya, pembinaan atlet usia dini dan penguatan kompetisi menjadi fokus utama kepengurusan PBSI Kaltim selama empat tahun ke depan. Ia menilai potensi atlet bulu tangkis di Kalimantan Timur cukup besar dan perlu didukung dengan sistem pembinaan yang berkelanjutan.
“PBSI Kaltim akan berupaya semaksimal mungkin memajukan dunia bulu tangkis di Kalimantan Timur. Saat ini kami juga tengah melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya Kejuaraan Nasional Sirkuit Nasional (Sirnas) B. Mudah-mudahan kegiatan ini terus membantu meningkatkan kemampuan para atlet kita agar mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional,” ujar Mudyat Noor.
Ia mengatakan keberhasilan pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan sendiri oleh pengurus organisasi. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelatih, atlet, klub, hingga masyarakat agar ekosistem olahraga bulu tangkis di Kaltim semakin kompetitif.
Selain fokus pada prestasi, Mudyat Noor juga menekankan pentingnya pembinaan atlet muda sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga daerah. Menurutnya, regenerasi atlet menjadi faktor penting agar Kalimantan Timur mampu terus bersaing dalam berbagai ajang olahraga nasional.
Kepengurusan baru PBSI Kaltim diharapkan mampu menghadirkan program pembinaan yang lebih terstruktur, mulai dari peningkatan kualitas pelatih, pembinaan klub daerah, hingga penyelenggaraan turnamen rutin untuk mengasah kemampuan atlet.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PBSI Kaltim diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di berbagai kejuaraan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Adapun 13 Pengurus Provinsi PBSI yang dilantik pada kesempatan tersebut antara lain Banten, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....