BPS Kaltim Ungkap Industri Pengolahan Jadi Motor Ekonomi Daerah

  • 12 Mei 2026 08:14 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur menyebut sektor industri pengolahan memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan dalam Webinar ALINEA Chapter 15 yang membahas kondisi industri pengolahan di Kalimantan Timur.

Statistisi Ahli Muda BPS Kaltim, Rizka Maulina menjelaskan industri pengolahan merupakan kegiatan ekonomi yang mengubah bahan mentah menjadi barang jadi maupun setengah jadi. Proses tersebut dilakukan melalui teknologi, mekanis, maupun kimiawi sehingga menghasilkan nilai tambah ekonomi.

Menurut Rizka, cakupan industri pengolahan tidak hanya terbatas pada produksi barang secara mandiri. Aktivitas jasa industri atau maklon juga termasuk dalam kategori industri pengolahan yang didata BPS.

“Jasa industri itu adalah suatu kegiatan yang melayani keperluan pihak lain dengan bahan baku yang disediakan oleh pihak lain,” ujar Rizka Maulina pada Senin, 11 Mei 2026.

Rizka menerangkan pelaku usaha maklon hanya fokus pada proses produksi tanpa menyediakan bahan baku maupun melakukan penjualan produk akhir. Meski demikian, aktivitas tersebut tetap dikategorikan sebagai kegiatan industri karena menghasilkan proses pengolahan barang.

Rizka menambahkan industri pengolahan di Indonesia dibedakan menjadi empat skala usaha. "Kategori industri pengolahan meliputi industri mikro, kecil, menengah, dan besar yang ditentukan berdasarkan jumlah tenaga kerja, investasi, dan omzet usaha," ucapnya.

Untuk industri mikro, jumlah tenaga kerja berkisar 1 hingga 4 orang. Sementara industri kecil memiliki 5 sampai 19 pekerja, sedangkan industri menengah dan besar ditentukan pula dari nilai investasi dan omzet usaha.

Dalam webinar itu, BPS Kaltim juga menjelaskan seluruh data industri digunakan sebagai dasar penyusunan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB. Data tersebut diperoleh melalui berbagai survei industri yang dilakukan secara triwulan maupun tahunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....