Festival Egrang Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
- 09 Mei 2026 22:04 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Ahmad Helmi Luqman, menilai Festival Egrang menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital.
Hal itu disampaikan Helmi saat menghadiri launching Festival Egrang ke-14 yang digelar komunitas Tanoker Ledokombo di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri dan akar budaya bangsa.
“Festival Egrang adalah wujud nyata bahwa tradisi tidak pernah kehilangan relevansinya,” ujarnya.
Ia mengatakan permainan dan tarian egrang bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang kaya nilai.
Menurut Helmi, permainan egrang mengajarkan keseimbangan, keberanian, ketekunan, fokus, sportivitas hingga kerja sama.
“Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membangun generasi Indonesia yang unggul,” katanya.
Helmi menilai tema permainan tradisional egrang di era digital membawa pesan bahwa tradisi dan teknologi tidak perlu dipertentangkan, melainkan harus berjalan beriringan.
Ia berharap anak-anak muda Jember mampu menjadi generasi yang modern, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.
“Generasi muda harus tetap berakar kuat pada budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia,” ujarnya.
Berkaitan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, Helmi menyebut Festival Egrang memiliki nilai pendidikan yang besar karena mengajarkan disiplin, solidaritas, kreativitas dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas Tanoker Ledokombo, para seniman, budayawan, guru dan relawan yang konsisten menjaga kelestarian budaya melalui Festival Egrang.
“Empat belas tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini bukti ketekunan dan komitmen menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah perubahan zaman,” katanya.
Menurut Helmi, Pemkab Jember akan terus mendukung ruang-ruang kreatif dan kebudayaan karena kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Tapi juga kuatnya karakter dan budaya masyarakat.
Ia berharap, dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital dapat membantu memperkenalkan budaya lokal melalui media digital, konten kreatif, platform edukasi hingga promosi internasional berbasis teknologi.
“Semoga festival ini terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan membawa energi positif bagi kemajuan budaya dan pendidikan di Jember,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....