Unand Perkuat Mutu Teknik menuju Akreditasi Unggul 2026
- 07 Mei 2026 19:43 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) bersama Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik Persatuan Insinyur Indonesia (LAM Teknik PII) menggelar Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026 di Gedung Serba Guna Fakultas Hukum Kampus Limau Manis, Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan perguruan tinggi dari Sumatera Barat, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi keteknikan di wilayah Sumatera.
Wakil Rektor I Unand, Prof. Syukri Arief menyampaikan apresiasi kepada LAM Teknik PII yang telah mempercayakan Unand sebagai mitra sekaligus tuan rumah kegiatan tersebut. Tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kualitas pendidikan tinggi keteknikan yang lebih baik.
“Perguruan tinggi saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat sehingga tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat, industri, pembangunan daerah, hingga kemajuan bangsa. Pendidikan tinggi harus mampu menjawab tantangan global dengan melahirkan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing," ucapnya.
Syukri menyampaikan akreditasi tidak lagi dapat dipandang sekadar pemenuhan administrasi atau kelengkapan dokumen penilaian. Namun, akreditasi merupakan cerminan budaya mutu dan komitmen institusi dalam memberikan pendidikan terbaik kepada mahasiswa.
"Predikat unggul tidaklah tujuan akhir, melainkan awal menuju standar baru yang menuntut perguruan tinggi terus melakukan inovasi dan perubahan. Baginya, bidang keteknikan saat ini menghadapi tantangan besar akibat disrupsi teknologi, transisi energi global, dan kebutuhan industri terhadap insinyur yang tangguh serta adaptif," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif LAM Teknik PII Prof. Misri Gizan menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Sistem akreditasi harus dijalankan secara profesional, imparsial, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
“Akreditasi bukan tujuan akhir, tetapi instrumen transformasi untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan. LAM Teknik saat ini didukung 385 asesor dan 85 pengurus yang berasal dari praktisi profesional bersertifikasi Insinyur Profesional Madya (IPM) serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....