MTQN Kecamatan Kuranji, Perkuat Fondasi Agama dan Budaya
- 06 Mei 2026 16:48 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kecamatan Kuranji dimulai di halaman kantor setempat, Rabu, 6 Mei 2026. Perhelatan keagamaan yang diawali dengan pawai meriah dari kafilah seluruh kelurahan se-Kecamatan Kuranji ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi agama dan budaya di Kota Padang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menegaskan visi Pemerintah Kota (Pemko) Padang di bawah komando Fadly Amran adalah menggerakkan semua potensi daerah dengan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utamanya. Ia menyebut target Padang Juara mustahil terwujud tanpa benteng karakter yang kuat dari generasi mudanya.
"Padang Juara sulit terwujud kalau tidak terbentengi karakter kecerdasan spiritual dan emosional. Itulah esensi dari Smart Surau," katanya.
Ia menjelaskan, program Smart Surau merupakan upaya konkret Pemko Padang dalam mewujudkan Remaja Masjid Reborn. Melalui program ini, masjid dan surau kembali menjadi pusat pembinaan bagi remaja agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Saat ini, implementasi Smart Surau terus diperkuat, salah satunya melalui gerakan Subuh Berjamaah yang mulai masif pada Mei ini. Selain itu, bagi siswa tingkat SMP/MTs, dijalankan program khusus dari waktu Magrib hingga Isya yang mencakup 3T: Tahfiz, Tahsin, dan Tafsir.
"Apapun yang dilakukan Pemko, dasarnya adalah agama dan budaya. Kita juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung," ujarnya.
Terkait pelaksanaan MTQ, ia menjelaskan ajang ini bukan sekadar perlombaan seni baca Al-Qur'an. Namun melainkan sarana memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan remaja.
"Penyelenggaraan MTQ ini memiliki makna yang sangat penting dalam upaya kita membumikan Al-Qur’an. Kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," katanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, menyatakan dukungannya terhadap integrasi MTQ dengan program unggulan kota. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan seni baca Al-Qur'an, melainkan wadah evaluasi dalam upaya membumikan nilai-nilai suci tersebut.
"Ada Smart Surau di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang harus kita sokong bersama. Program ini sangat vital untuk menjaga pemuda-pemudi kita agar tetap mencintai Al-Qur'an dan mengantisipasi hadirnya generasi yang lemah imannya," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....