SPAB Ubah Perilaku Siswa, namun Hadapi Tantangan Implementasi
- 06 Mei 2026 14:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) menunjukkan dampak positif dalam membentuk kesiapsiagaan siswa, meski pelaksanaannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan. Hal ini dibahas dalam Dialog Kentongan Pro 1 RRI Singaraja, Selasa ,5 Mei 2026 yang menghadirkan narasumber Fasilitator SPAB PMI, Daud Puji Raharjo, serta Dosen Keperawatan, Ns. Made Martini, S. Kep., M. Kep.
Fasilitator SPAB PMI, Daud Puji Raharjo, menyebut perubahan perilaku siswa kini mulai terlihat, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti gempa.
“Dari yang awalnya panik, sekarang mereka sudah tahu melihat kondisi sekitar dan mencari jalur keluar dengan sendirinya,” ujar Daud.
Namun, ia mengakui keberlanjutan edukasi menjadi tantangan, seiring adanya pergantian siswa setiap tahun ajaran.
Sementara itu, Dosen Keperawatan, Ns. Made Martini, S. Kep., M. Kep., menambahkan bahwa perbedaan karakteristik sekolah serta keterbatasan anggaran turut memengaruhi optimalisasi program.
“Tantangan kita itu karakteristik sekolah yang berbeda-beda dan juga terkait anggaran, karena semua program tentu membutuhkan dukungan dana,”kata Martini.
Meski begitu, kedua narasumber sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan implementasi SPAB di sekolah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....