Pasca Kebakaran Mes SDN 2 Tinga-Tinga, Belajar Dialihkan Daring
- 04 Mei 2026 08:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pasca kebakaran yang menghanguskan bangunan mes di SD Negeri 2 Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, proses pembelajaran siswa sementara dialihkan secara daring. Kebijakan ini diambil untuk menjamin keselamatan siswa dan guru sekaligus memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, bergerak cepat dengan meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu 2 Mei 2026. Peninjauan dilakukan guna melihat kondisi riil di lapangan serta menentukan langkah penanganan pascabencana.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada Jumat sore 1 Mei 2026. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan investigasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bangunan mes. Kerugian materiil pun masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Sebagai langkah antisipasi, Disdikpora Buleleng menetapkan kebijakan pembelajaran daring bagi seluruh siswa SD Negeri 2 Tinga-Tinga. Kadisdikpora Buleleng Ida Bagus Gede Surya Bharata menatakan hal ini dilakukan untuk menghindari potensi risiko serta memberikan waktu bagi proses pemulihan lingkungan sekolah.
“Untuk sementara, proses pembelajaran di SD Negeri 2 Tinga-Tinga kami arahkan secara daring hingga proses pembersihan selesai dilakukan,” ujar Kadisdikpora di sela peninjauan.
Ia menjelaskan, proses pembersihan puing-puing bangunan belum dapat dilaksanakan sebelum pihak kepolisian mencabut garis polisi. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Disdikpora Buleleng juga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya agar proses investigasi dapat segera rampung. Setelah kondisi dinyatakan aman dan area sekolah telah bersih, kegiatan belajar mengajar akan kembali dilakukan secara tatap muka.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah guna memastikan kelayakan lingkungan belajar ke depan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....