Pemerintah Dorong Dialog Sosial, Hak Pekerja Jadi Prioritas di Hari Buruh
- 30 Apr 2026 17:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka — Pemerintah daerah mendorong penguatan dialog sosial antara pekerja dan pemberi kerja sebagai langkah strategis dalam meningkatkan hubungan industrial yang harmonis. Hal ini disampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh.
Dalam wawancara bersama RRI, perwakilan pemerintah daerah menegaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci dalam mencapai target kinerja industri maupun perusahaan. “Harapan pemerintah adalah agar selalu dibangun dialog sosial antara pekerja dan pemberi kerja terkait berbagai hal, termasuk target kinerja industri,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak dan kewajiban pekerja. Masih ditemukan sejumlah hak pekerja yang belum terpenuhi, seperti pembayaran upah lembur bagi pekerja yang bekerja di luar jam kerja.
“Ke depan, kita akan terus memaksimalkan pengawasan agar hak-hak pekerja, termasuk lembur, dapat dipenuhi oleh pemberi kerja,” katanya.
Ia menambahkan bahwa dunia usaha perlu memiliki target bisnis yang terukur agar para pekerja dapat merasakan secara langsung capaian dan kontribusi mereka dalam industri.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak para pekerja untuk menyampaikan aspirasi secara bijak dan dalam koridor yang tepat. Penyampaian pendapat diharapkan tidak hanya melalui aksi demonstrasi, tetapi juga melalui komunikasi yang konstruktif.
“Pekerja memiliki ruang untuk mengekspresikan hak-haknya, namun harus dilakukan dengan cara yang baik agar dapat didengar dan ditindaklanjuti, baik oleh pemberi kerja maupun pemerintah,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pekerja, termasuk tenaga pendidik, yang dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....