Musyawarah di Mangaaleng Akhiri Perselisihan Aksi Penutupan Jalan
- 16 Jun 2026 21:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemerintah Desa Mangaaleng bersama keluarga korban dan sejumlah unsur masyarakat menggelar rapat penyampaian hasil kesepakatan terkait aksi penutupan jalan dan pelemparan yang sempat terjadi di Desa Mangaaleng, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur, Sabtu 6 Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah penyelesaian masalah melalui jalur musyawarah guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Rapat berlangsung di Kantor Desa Mangaaleng dengan melibatkan berbagai pihak yang berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyampaikan hasil kesepakatan yang telah dicapai antara pemerintah desa dan keluarga korban.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Mangaaleng, Ketua BPD, anggota Linmas, tokoh masyarakat, orang tua pelaku, serta para pelaku yang terlibat dalam aksi penutupan jalan dan pelemparan. Kehadiran seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menyelesaikan persoalan secara damai.
Dalam rapat tersebut, pemerintah desa menjelaskan sejumlah poin kesepakatan yang telah disusun bersama keluarga korban. Seluruh peserta diberikan kesempatan untuk mendengarkan sekaligus memahami isi kesepakatan yang menjadi dasar penyelesaian masalah.
Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mengakhiri persoalan yang terjadi dan mencegah munculnya konflik serupa di kemudian hari. Pendekatan dialog dipilih sebagai langkah untuk menjaga hubungan baik antarwarga dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.
Babinsa Koramil 1624-02/Adonara, Pratu Rizal, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendampingan wilayah. Kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penyelesaian masalah melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Pratu Rizal mengapresiasi langkah yang ditempuh pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Menurutnya, dialog dan komunikasi yang baik merupakan cara efektif untuk menjaga persatuan serta keharmonisan di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh warga untuk terus mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan atau persoalan yang muncul. Dengan demikian, keamanan, ketertiban, dan hubungan persaudaraan antarwarga dapat terus terjaga dengan baik.
Suasana rapat berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan hingga kegiatan berakhir. Komitmen bersama yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal penting dalam menjaga kedamaian dan stabilitas sosial di Desa Mangaaleng.
Melalui kesepakatan yang telah dicapai, masyarakat diharapkan dapat kembali fokus membangun kehidupan yang harmonis dan saling menghormati. Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat juga berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....