Proyek Palukahan Dikebut, Kapasitas Air Bersih Padang Naik ke 500 Liter per Detik

  • 28 Apr 2026 08:46 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Banjir yang melanda Kota Padang pada akhir 2025 lalu ternyata membawa dampak positif bagi sektor infrastruktur. Dalam waktu dekat, distribusi air bersih di kota ini dipastikan akan semakin lancar dengan peningkatan kapasitas yang signifikan.

Kepastian tersebut mencuat setelah Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Palukahan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Air Dingin, Senin 27 April 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan progres proyek strategis nasional, khususnya penyediaan air bersih dan pengelolaan sampah pascabencana.

Salah satu fokus utama peninjauan adalah rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Palukahan, kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah. Proyek ini diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas air bersih dari 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik.

Zigo Rolanda mengungkapkan, proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap lelang dan ditargetkan mulai berkontrak pada Mei 2026. “Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp284 miliar untuk dua tahun anggaran. Pekerjaan mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 4x50 liter per detik, jaringan pipa, reservoar, hingga perbaikan intake melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera,” ujarnya.

Ia menambahkan, proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam program rehabilitasi pascabencana. Selain meningkatkan kualitas air bersih, langkah tersebut juga bertujuan mendukung pengendalian banjir di aliran Batang Kuranji hingga Batang Lubuk Laweh.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik dukungan DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam percepatan pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menyebut, layanan air bersih di Kota Padang sempat mengalami penurunan akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.

“Ini adalah jawaban atas keluh kesah masyarakat terkait kondisi SPAM yang belum maksimal. Kami berharap pembangunan SPAM ini segera berjalan setelah proses lelang selesai,” ungkap Fadly.

Selain proyek di Palukahan, Fadly juga mendorong percepatan pembangunan SPAM di kawasan Universitas Andalas guna memperluas cakupan layanan air bersih dalam beberapa tahun ke depan.

Tak hanya fokus pada air bersih, kunjungan tersebut juga menyoroti pengelolaan limbah di TPST Air Dingin. Pemerintah merencanakan lelang proyek Refuse Derived Fuel (RDF) pada Mei mendatang sebagai langkah menuju sistem pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan di Kota Padang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....