PPDKE Dorong Kemandirian Disabilitas Melalui Pelatihan Keterampilan Khusus

  • 28 Apr 2026 01:55 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Peningkatan kemandirian ekonomi melalui pelatihan keterampilan khusus seperti menjahit, servis elektronik, serta produksi kopi dan minyak rambut.
  • Menghapus stigma "beban keluarga" dengan membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi ekonomi yang produktif dan berbeda (differently abled).
  • Pengembangan kelompok usaha mikro di tingkat desa untuk mencapai kemandirian finansial dan meningkatkan taraf hidup keluarga
  • .Desakan kepada Pemerintah Daerah untuk penyediaan dukungan modal kerja yang berkelanjutan serta akses pelatihan fasilitas yang tepat.
  • Upaya membangun sinergi dengan sektor swasta untuk memperluas jangkauan distribusi dan akses pasar bagi produk karya disabilitas

RRI. CO. ID,Ende – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kabupaten Ende (PPDKE) berfokus pada peningkatan kemandirian ekonomi bagi anggotanya. Berbagai pelatihan keterampilan seperti menjahit dan servis elektronik mulai rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas.

Ketua PPDKE, Kristina Pero, dalam program ruang disabilitas dan inklusi pro 1 RRI Ende pada Sabtu, 28 Maret 2026 menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi bertujuan agar disabilitas tidak lagi dianggap beban. Kelompok usaha produktif seperti pembuatan kopi dan minyak rambut kini mulai berkembang di beberapa desa, Ungkapnya.

Dukungan modal dari pemerintah daerah diharapkan terus mengalir untuk menjaga keberlanjutan usaha-usaha kecil tersebut. Kemandirian finansial dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Banyak penyandang disabilitas sebenarnya memiliki potensi besar jika diberikan kesempatan dan fasilitas pelatihan yang tepat. Kristina terus memotivasi anggotanya agar tetap semangat mengasah kemampuan meskipun memiliki keterbatasan fisik yang ada.

"Kami ingin membuktikan bahwa disabilitas memiliki kemampuan berbeda yang bisa berkontribusi bagi ekonomi daerah," ujar Kristina. Keberhasilan usaha ekonomi mikro ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk tetap produktif.

PPDKE juga berupaya mencari akses pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh para pengrajin penyandang disabilitas. Sinergi dengan sektor swasta diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi produk lokal karya kaum disabilitas.

Ekonomi yang stabil akan membantu meningkatkan taraf hidup keluarga penyandang disabilitas secara signifikan dan berkelanjutan. Kristina berharap semakin banyak program pemerintah yang diarahkan pada pemberian modal kerja bagi kelompok disabilitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....